Strategi Pola Asuh Anak dengan Gangguan Autisme di Rumah

Jadwal Operasional Klinik

Senin – Minggu
08.00 – 18.00 WIB

Salah satu tanda yang menunjukkan bahwa seorang anak merupakan pengidap Autism Spectrum Disorder (ASD) atau autisme adalah kesulitan dalam berinteraksi sosial. Selain itu, gangguan autisme juga biasanya ditandai dengan kesulitan komunikasi. Bagaimana orangtua membesarkan anak yang mengidap gangguan ASD?

Memahami perilaku anak dengan autisme menjadi salah satu langkah penting. Pertama-tama, orangtua perlu memahami bahwa autisme merupakan kondisi yang hanya bisa di diagnosa oleh psikolog dan dokter. Setelah jelas diagnosisnya, siapkan pola asuh yang tepat.

Bagaimana pola asuh yang tepat itu? Simak pembahasannya berikut.

Baca juga: Memahami Lebih Dalam Perilaku Autisme dengan Bijak

Pola Asuh Sehat untuk Anak dengan Gangguan Autisme

Pada dasarnya, cara mendidik anak dengan autisme sama dengan mendidik anak tanpa autisme. Tapi, ada beberapa hal yang sebaiknya orang tua perhatikan, misalnya perilaku anak. Anak dengan ASD mempunyai perilaku yang cenderung berbeda. Berikut ini contoh pola asuh sehat untuk diterapkan.

1. Gaya Parenting Authoritative

Ada banyak gaya parenting yang ada, tapi yang paling disarankan untuk anak dengan autisme adalah authoritative. Lakukan gaya ini dengan cara menghargai karakter anak sambil menanamkan nilai-nilai sosial. Orang tua perlu tetap menyediakan batasan dan arahan tertentu.

Anak dengan gangguan autisme juga perlu tetap mendapatkan informasi tentang apa yang tidak boleh dan boleh dilakukan. Namun, orang tua juga harus memberikan kesempatan untuk anak menyatakan pendapatnya. Anda bisa menerapkan metode ini hingga anak tumbuh dewasa.

2. Soroti Kelebihannya

Orangtua bisa menjelaskan pada anak bahwa dirinya berbeda karena mengidap ASD. Tapi, Anda perlu berfokus pada solusi dan bagaimana menajamkan kelebihan yang dimiliki oleh anak. Jangan soroti kekurangan anak Anda agar tidak berkecil hati.

Saat akan menjelaskan, Anda bisa menggunakan bantuan video atau gambar untuk memberitahu anak apa sebenarnya kondisi autisme itu. Ceritakan kelebihan apa saja yang dimiliki oleh anak meskipun mengidap autisme.

3. Mendisiplin Anak

Anak dengan gangguan autisme juga perlu dididik dan di disiplin jika melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Saat memberikan hukuman, berikan sesuatu yang tidak disukai oleh anak, contohnya adalah mengurangi waktu mainnya.

Tapi ketika anak melakukan sesuatu yang bagus, misalnya membantu mengambilkan sesuatu, sebagai orang tua, Anda perlu mengucapkan terima kasih dan memujinya. Tujuannya agar anak tahu perbedaan perilaku orang tua ketika dirinya berbuat salah dan melakukan sesuatu yang benar.

Setelah menyimak penjelasan diatas, kita memahami betapa pentingnya penerapan pola asuh yang baik dari orang tua dalam mendukung perkembangan anak-anak dengan gangguan autisme. Selain itu, sumber daya dan dukungan yang tepat dari seorang ahli dibidang ini juga sangat diperlukan.

Klinik Tumbuh Kembang Anak RHE hadir untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan dalam membantu anak-anak dengan autisme mencapai potensi terbaik mereka. Kami memahami bahwa setiap anak memiliki keunikan dan kebutuhan khususnya. Oleh karena itu, dengan bimbingan dokter spesialis tumbuh kembang anak, kami menyediakan program individu.

Jangan ragu menghubungi kami untuk mendapat informasi lebih lanjut. Tim kami akan memberikan jawaban setiap pertanyaan Anda, dan memberikan solusi yang tepat.

Referensi

Parenting Strategies Used by Parents of Children with ASD: Differential Links with Child Problem Behaviour, National Library of Medicine.

Disciplining Your Child With Special Needs, Kids Health.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pelayanan dari hati demi optimalnya tumbuh kembang buah hati Anda

Klinik Ruwivito Harun Evasari

Jam Operasional Klinik

Back To Top
© 2024 · Klinik RHE
Hubungi Kami