Strategi Pengembangan Motorik pada Anak Disabilitas Fisik

Jadwal Operasional Klinik

Senin – Minggu
08.00 – 18.00 WIB

Masa kanak-kanak menjadi periode penting bagi perkembangan fisik dan motorik seseorang. Bagi anak-anak dengan disabilitas fisik, pengembangan motorik menjadi sebuah aspek yang perlu mendapat perhatian khusus. Disabilitas ini dapat menghambat kemampuan anak untuk bergerak dan beraktivitas secara normal, sehingga memerlukan strategi khusus untuk membantu mereka mencapai potensi maksimalnya.

Aktivitas fisik perlu dilakukan agar anak dengan disabilitas bisa mengalami perbaikan gerak tubuh dan mobilitas. Dalam melatih kemampuan fisik anak dalam bergerak, ada berbagai metode yang bisa dilakukan. 

Apa saja yang bisa orangtua persiapkan dan lakukan untuk membantu anak?

Baca juga: Cara Orang Tua dalam Mendukung Anak dengan Disabilitas Intelektual

Aktivitas untuk Anak dengan Disabilitas Fisik

Latihan gerak sangat dianjurkan untuk dilakukan di sekolah dan rumah sebagai dua lokasi utama anak melakukan berbagai kegiatan. Agar latihan dan aktivitas gerak yang dilakukan bisa memberikan hasil yang lebih optimal, orangtua perlu memperhatikan beberapa metode ini.

1. Penggunaan Alat dan Ruang yang Tepat

Peralatan yang stabil dan berat sangat disarankan. Peralatan tersebut tidak akan mudah terguling sehingga tidak membahayakan anak dengan disabilitas secara fisik. Jangan menggunakan alat seperti karpet yang bisa membuat anak tersandung dan terjatuh.

Atur peralatan yang akan digunakan di lokasi yang luas sehingga anak bisa bergerak dengan lebih bebas. Pastikan tersedia ruangan yang aman untuk kursi roda, pejalan kaki, atau tongkat sehingga anak yang lain tidak akan tersandung.

2. Sesuaikan Alat Dengan Usia

Alat apa saja yang sebaiknya dipersiapkan untuk mendukung latihan gerak anak dengan disabilitas fisik? Pastikan ada alat yang mampu mendukung motorik anak, misalnya alat untuk menggenggam, memberi, memegang, dan melepaskan.

Objek yang digunakan juga harus sesuai dengan usia. Misalnya, bean bag dari bahan kain jauh lebih aman dibandingkan dengan mainan yang bahannya plastik keras. Siapkan lampu atau pencahayaan yang cukup untuk menghindari kecelakaan.

3. Aktivitas Fisik Berkelompok

Orangtua juga bisa menyiapkan kegiatan fisik berkelompok sehingga anak bisa melatih seluruh bagian fisiknya. Sebelumnya, diskusikan dulu dengan pihak yang ahli atau terapis agar bisa memilih latihan yang tepat dan aman untuk anak dengan disabilitas fisik.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa anak dengan disabilitas fisik memang perlu bantuan dalam melatih kemampuan motoriknya. Dengan intervensi yang tepat dan konsisten, anak-anak dapat mencapai potensi maksimalnya dan menjalani hidup yang mandiri dan aktif. 

Agar bisa memberikan dukungan yang diperlukan anak, Klinik Tumbuh Kembang Anak RHE siap memberikan solusi latihan yang tepat dan aman dengan para ahli yang sudah berpengalaman. Kami menyediakan berbagai layanan terapi dan intervensi khusus untuk meningkatkan kemampuan motorik anak, termasuk fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara, layanan psikolog, dan konsultasi dengan tim dokter spesialis. Dengan didukung berbagai alat bantu yang optimalisasi perkembangan anak.

Anda bisa menghubungi kami hari ini untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi.

Referensi

Physical Activity for Children and Teens with Disabilities, American Academy of Pediatrics.

Caring for Children with Disabilities: Mini Parenting Master Class, United Nations Children’s Fund.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pelayanan dari hati demi optimalnya tumbuh kembang buah hati Anda

Klinik Ruwivito Harun Evasari

Jam Operasional Klinik

Back To Top
© 2024 · Klinik RHE
Hubungi Kami