Strategi Orang Tua dalam Menghadapi Kesulitan Belajar Anak

Jadwal Operasional Klinik

Senin – Minggu
08.00 – 18.00 WIB

Bagaimana sih menghadapi kesulitan belajar pada anak? Banyak orang tua masih bingung mengatasi masalah tersebut, sehingga menyebabkan nilai rapot kurang optimal. Terkadang orang tua hanya fokus memberikan dukungan materi bagi pendidikan anak, sehingga pola belajarnya kurang diperhatikan.

Padahal sebenarnya orang tua memiliki peran penting memberikan pembelajaran bagi anak-anak saat mereka berada di rumah. Bisa jadi seorang anak sebenarnya pintar dan cerdas, namun kesulitan belajar membuatnya tidak bisa menyelesaikan tugas dengan baik sesuai permintaan tenaga pendidik di sekolah. Itulah mengapa orang tua perlu memiliki strategi yang baik untuk membantu anak dalam belajar.

Strategi Jitu Mengatasi Anak Kesulitan Belajar

Tentunya ada banyak strategi dalam mengatasi kesulitan anak-anak saat belajar, namun dalam hal ini dibutuhkan peran orang tua untuk mendapatkan hasil optimal. Berdasarkan pemaparan ahli psikolog anak, kesulitan dalam belajar bisa diatasi dengan menerapkan strategi berikut ini. 

1.  Menciptakan Fasilitas Belajar Menyenangkan

Anda bisa menciptakan suasana belajar menyenangkan saat di rumah untuk membuatnya lebih berkonsentrasi. Seperti yang banyak diketahui, konsentrasi saat belajar sangat dibutuhkan untuk mempermudah anak-anak menguasai serta memahami materi pelajaran. 

2.  Larang Anak Bermain HP Saat Belajar

Selain menyediakan guru les pribadi, Anda perlu melarang anak belajar sambil menggunakan HP. Belajar sambil bermain HP bisa membuat konsentrasi anak buyar sehingga kesulitan belajar. Lebih baik luangkan waktu 2-3 jam per harinya agar anak lebih berkonsentrasi dalam menguasai materi pelajaran lebih dulu. 

3.  Menyediakan Fasilitas Les Pribadi

Keterbatasan guru dalam memberikan materi pelajaran secara lengkap terkadang menjadi pemicu anak-anak merasa sulit menerima materi pembelajaran. Anda bisa memberikannya fasilitas guru les privat sesuai kebutuhan agar anak bisa leluasa menanyakan segala sesuatu yang belum dipahami. 

4.  Mendampingi Anak Belajar

Untuk membuat anak lebih semangat belajar, orang tua bisa menemaninya sambil membantunya mengatasi kesulitan belajar. Terkadang kalau peran orang tua hanya memberikan perintah untuk belajar, anak menjadi malas dan merasa kurang diperhatikan nantinya. 

5.  Mengajak Anak Diskusi Aktif

Guru memang sering melibatkan siswa dalam berdiskusi, namun sebagai orang tua perlu memberi anak kebebasan untuk tanya jawab saat belajar di rumah. Kalau perlu bantu anak membentuk grup kelompok belajar agar suasana belajar makin asik, seru, dan tidak membosankan. 

Jadi, untuk mengatasi kesulitan belajar yang dialami oleh anak, orang tua perlu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menerapkan metode pembelajaran yang tepat, dan memberikan dukungan emosional kepada anak.

Namun, dalam beberapa kasus, kesulitan anak saat belajar mungkin memerlukan intervensi yang lebih profesional. Di sinilah peran Klinik Tumbuh Kembang Anak RHE dengan layanan terapi orthopedagognya, atas rujukan dan dalam pemantauan Tim Dr.Tbh Kembang Anak.

Terapi orthopedagog merupakan terapi yang berfokus pada pengembangan kemampuan belajar anak. Terapis akan membantu anak mengatasi berbagai hambatan belajar, seperti disleksia, disgrafia, ADHD, autisme, dan lain sebagainya. Kami menyediakan layanan yang ramah, profesional, dan terjangkau untuk membantu anak-anak mencapai potensi belajar mereka yang maksimal. 

Jangan biarkan kesulitan belajar menghambat potensi anak Anda. Silahkan kunjungi Klinik Tumbuh Kembang Anak RHE dan berikan anak Anda kesempatan untuk berkembang dan mencapai kesuksesan!

Referensi

ORTHOPEDAGOGY, Careplus, Home Healt and Support Service.

Learning Disorders in Children, National Center on Birth Defects and Developmental Disabilities.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pelayanan dari hati demi optimalnya tumbuh kembang buah hati Anda

Klinik Ruwivito Harun Evasari

Jam Operasional Klinik

Back To Top
© 2024 · Klinik RHE
Hubungi Kami