Kiat-Kiat Mengembangkan Kecerdasan Emosional Pada Anak

Jadwal Operasional Klinik

Senin – Minggu
08.00 – 18.00 WIB

Di era modern ini, kecerdasan emosional (EQ) menjadi semakin penting bagi anak-anak untuk berkembang dan sukses dalam hidup. EQ merujuk pada kemampuan untuk memahami, mengelola, serta mengekspresikan emosional dengan cara yang sehat dan efektif. Memiliki EQ yang tinggi bisa membantu anak-anak untuk menjalin hubungan yang lebih baik, mengatasi stres, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab.

Warna-warna emosi memang tumbuh dalam diri manusia secara alamiah.  Namun dalam perkembangannya, EQ anak memerlukan pembinaan dan perawatan oleh orang tua.

Cara Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak

Mengelola dan mengembangkan warna-warna emosi bukanlah hal yang mudah. Perlu proses dan kesabaran untuk menghadapinya. Para ahli psikolog telah memperkenalkan berbagai metode yang bisa dicoba sebagai pengembangan diri seseorang.

1. Kenali Emosi Diri

Salah satunya adalah dengan mengenali emosi diri sendiri. Mengingat, ada banyak emosi yang bisa terjadi pada diri seseorang. Bahkan emosi tersebut muncul sejak bayi. Mulai dari marah, kecewa, senang, sedih, bersemangat, dan lain sebagainya.

2. Ajari Anak Mengendalikan Emosi

Berbagai warna emosi itu tentu perlu dikenalkan pada anak. Orang tua juga bisa membantu mereka untuk mengendalikan emosi yang sedang terjadi. Ketika mereka sedang menunjukkan emosi negatif, biarkan emosi tersebut meluap terlebih dahulu. Tunggu hingga anak tenang lalu ajak bicara.

3. Ajak Anak Mendeskripsikan Perasaannya

Agar komunikasi antara orang tua dan anak bisa berjalan dengan baik, ajarkan mereka mendeskripsikan perasaannya. Baik ketika anak merasakan emosi positif maupun negatif. Hal ini bisa diasah dengan interaksi antara orang tua dan anak melalui cerita. 

4. Berikan Motivasi

Jangan lupa untuk memberikan mereka motivasi. Cara ini menjadi penting untuk membentuk kecerdasan emosional mereka. Motivasi yang dimaksud bukan hanya melalui kata-kata verbal, tetapi juga perlakuan dan kepercayaan bahwa mereka dapat melakukan sesuatu secara mandiri.

5. Ajari Anak Belajar Bertanggung Jawab

Selain itu, EQ juga berkaitan dengan tanggung jawab. Hal ini bisa dilatih ketika mereka berusia 3 hingga 6 tahun dengan memberikan mereka tanggung jawab. Mulai dari meletakkan pakaian kotor di tempatnya hingga merapikan mainannya sendiri.

6. Ajari Anak berempati

Empati adalah akar dari kecerdasan emosional. Cara ini dapat dilakukan dengan menunjukkan berbagai emosi melalui flash card dan video atau memperhatikan kebiasaan orang lain. Anda juga bisa mengajarkan anak untuk meminta izin terlebih dahulu ketika meminjam barang alih-alih merebut. 

Nah, menerapkan motode-metode ini, sebagai orang tua, Anda dapat membantu anak untuk mengembangkan kecerdasan emosional yang tinggi. Hal ini tentu akan membantu anak berkembang dan sukses dalam hidup, baik secara pribadi maupun profesional.

Doronglah anak meraih potensi penuhnya. Anda bisa mengunjungi Klinik Tumbuh Kembang RHE!

Tim profesional kami siap membantu mengembangkan EQ anak melalui berbagai layanan yang berorientasi pada pengembangan potensi anak seperti konsultasi dengan psikolog anak dan berbagai terapi individual maupun kelompok.

Segera hubungi kami untuk mendapatkan bantuan yang tepat bagi perkembangan anak Anda.

Referensi

How to Strengthen Your Child’s Emotional Intelligence, The Gottman Institute

How to Raise an Emotionally Intelligent Child, by Amy Morin, LCSW, Verywell Family. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pelayanan dari hati demi optimalnya tumbuh kembang buah hati Anda

Klinik Ruwivito Harun Evasari

Jam Operasional Klinik

Back To Top
© 2024 · Klinik RHE
Hubungi Kami