Aktivitas Stimulasi untuk Mempersiapkan Anak Masuk TK

Jadwal Operasional Klinik

Senin – Minggu
08.00 – 18.00 WIB

Masa perubahan dari bermain di rumah ke mengikuti kegiatan belajar di Taman Kanak-kanak (TK) menjadi sebuah langkah besar bagi anak. Untuk membantunya beradaptasi dengan lancar dan penuh semangat, orang tua bisa berperan aktif memberikan stimulasi anak yang tepat untuk atasi kecemasannya saat menghadapi lingkungan baru.

Apa saja aktivitas yang bisa dilakukan sebelum masuk TK? Yuk, simak penjelasannya agar buah hati lebih siap memasuki sekolah perdananya!

Baca juga: Strategi Stimulasi untuk Mengatasi Kecemasan Anak Menjelang Sekolah

Aktivitas Stimulasi Anak Sebelum Masuk TK

Menurut peraturan Mendikbud Nomor 44 Tahun 2019, anak-anak usia 4-5 tahun sudah bisa mulai bersekolah di TK. Nah, untuk Anda yang si kecilnya sudah mulai memasuki usia tersebut, yuk, mulai lakukan stimulasi anak untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia baru di TK! 

1.  Mengajarkannya Bangun Pagi

Untuk mencegah anak tantrum saat akan berangkat sekolah, Anda bisa terlebih dahulu membuatnya terbiasa bangun pagi. Memang awalnya tidak mudah, para orang tua bisa mengajaknya untuk tidur mulai pukul 21.00 WIB, sehingga anak-anak tidak merasa kurang tidur tiap harinya. 

2.  Melatihnya Berbicara

Sebelum masuk TK, sebaiknya anak dilatih berbicara agar bisa berkomunikasi baik kepada guru maupun teman-teman sebayanya. Biasanya anak yang sudah pandai bicara lebih mudah nyaman menghadapi lingkungan baru, sehingga lama kelamaan kemandiriannya mudah terbentuk.  

3.  Melatih Motorik 

Melatih perkembangan motorik merupakan aktivitas stimulasi anak yang sangat penting. Aktivitas menarik melatih sistem motorik anak bisa dilakukan dengan mengajarkannya cara menggunakan pensil, menggambar objek, mewarnai, makan, membuka resleting tas, dan masih banyak lagi. 

4.  Mengajarkan Kemandirian 

Selain memberikan contoh baik, para orang tua juga bisa membentuk sikap mandiri anak sejak dini mulai dari kebiasaan kecil. Anak usia TK bisa diajarkan toilet training, cara memakai baju seragam, membiarkan anak bereksplorasi, mengajarkannya kebiasaan makan sendiri, dan lain-lain. 

5.  Sering Mengajak Anak Berdiskusi 

Tidak semua anak mudah beradaptasi menghadapi lingkungan baru, oleh sebab itu Anda bisa  mengajaknya berdiskusi secara terbuka. Sering berkomunikasi dengan anak akan lebih mudah membuatnya percaya diri, sehingga skill atau kemampuannya memadai saat masuk sekolah TK. 

Kira-kira aktivitas stimulasi anak apalagi yang bisa dipersiapkan sebelum masuk TK? Intinya, berbagai aktivitas seru dan menyenangkan bisa Anda ajarkan di rumah untuk membantu anak mengembangkan berbagai kemampuan, seperti motorik halus, kognitif, bahasa, dan sosial emosional.

Di Klinik Tumbuh Kembang Anak RHE, tim dokter spesialis anak dan terapis profesional siap membantu anak-anak dengan berbagai kebutuhan, termasuk deteksi dini dan intervensi pada keterlambatan perkembangan, stimulasi, dan terapi untuk anak reguler maupun anak berkebutuhan khusus, pengembangan kecerdasan untuk pencapaian kecerdasan optimal dan bakat, serta konseling psikolog anak dan remaja.

Jangan khawatir, kami menyediakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi anak Anda. Juga fasilitas lengkap yang sudah modern, membantu anak merasa tenang dan antusias dalam mengikuti setiap program.

Nah, hubungi kami hari ini untuk mulai konsultasi dan dapatkan program serta layanan yang tepat untuk si kecil!

Referensi

Learning Experiences To Stimulate Your Child’s Development, Kids Club.

Brain Development in Children, Australian Early Development Census.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pelayanan dari hati demi optimalnya tumbuh kembang buah hati Anda

Klinik Ruwivito Harun Evasari

Jam Operasional Klinik

Back To Top
© 2024 · Klinik RHE
Hubungi Kami