5 Ciri-ciri Down Syndrome pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Jadwal Operasional Klinik

Senin – Minggu
08.00 – 18.00 WIB

Pernahkah Anda memperhatikan perkembangan buah hati Anda dan bertanya-tanya apakah ia tumbuh sesuai pencapaian yang diharapkan? Setiap anak memang memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda, namun ada beberapa hal yang perlu diwaspadai orang tua. Salah satunya adalah Down Syndrome, atau Trisomi 21 yang merupakan kelainan genetik yang terjadi ketika seseorang memiliki satu kromosom ekstra pada kromosom ke-21.

Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai keterlambatan perkembangan fisik dan mental, serta masalah kesehatan lainnya. Mengenali ciri-ciri Trisomi 21 pada anak sejak dini sangatlah penting. Lantas bagaimana ciri-cirinya?

Baca juga: Mengenal Down Syndrome, Kelainan Genetik yang Berpengaruh pada Perkembangan

5 Ciri Down Syndrome yang Perlu Diwaspadai

Walaupun terkadang terlihat serupa, ternyata anak dengan kelainan Trisomi 21 memiliki kondisi mental dan fisik tidak sama. Ciri anak dengan kelainan down syndrome juga berbeda-beda, oleh sebab itu para orang tua perlu mengetahuinya guna memberikan penanganan kesehatan terbaik. Dan berikut ciri-cirinya.

1.  Memiliki Banyak Kelainan Fisik

Jika diamati secara detail, ternyata bayi dengan kelainan Trisomi 21 memiliki ciri fisik berbeda dari anak lainnya. Beberapa kelainan fisik yang kerap terlihat meliputi wajah hidung datar, leher pendek, kepala kecil, ukuran tangan kaki kecil, mata miring ke atas, dan muncul bintik mata putih.

2.  Perkembangan Motorik Terhambat

Perkembangan bayi dalam bidang motorik terlambat dari anak seusianya misalnya belum bisa berguling, merangkak, dan duduk saat usianya sudah mencapai 18 bulan. Anak dengan kelainan down syndrome cenderung mengalami gangguan dari segi kemampuan bahasa, kognitif, dan lainnya. 

3.  Keterlambatan Mengenal Angka

Ketika perkembangan motoriknya terhambat, maka tidak menutup kemungkinan kemampuan lain dalam dirinya terbatas. Penderita down syndrome terkadang juga memiliki keterlambatan dalam memahami angka, metode perhitungan matematika dasar, dan cara penulisannya. 

4.  Keterlambatan Perkembangan Memori Jangka Pendek

Pernah memahami tentang memori jangka pendek? Memori berkaitan dengan informasi baru yang dipelajari dalam periode waktu singkat. Penderita down syndrome mengalami keterlambatan dalam perkembangan memori jangka pendek, sehingga tidak bisa mencerna informasi secara verbal. 

5.  Mengalami Gejala Gangguan Mental

Beberapa bayi dan anak-anak dengan kelainan Trisomi 21 memiliki permasalahan dari segi behavior atau perilaku. Masalah mental membuat anak-anak sering impulsif menunjukkan perilaku menyimpang, tidak fokus, dan tertarik terhadap berbagai hal yang menarik perhatiannya.

Ingatlah, down syndrome bukanlah halangan bagi anak untuk berkembang dan meraih mimpi.  Dengan diagnosis yang tepat, terapi yang konsisten, dan dukungan penuh dari orang tua serta lingkungan sekitar, anak dapat menjalani hidup yang bahagia dan mandiri.  

Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran terkait tumbuh kembang anak, jangan ragu untuk berkonsultasi di Klinik Tumbuh Kembang Anak RHE.

Kami memahami pentingnya deteksi dini dan intervensi tepat untuk membantu anak dengan kelainan Trisomi 21 dalam mencapai potensi terbaiknya. Tim dokter spesialis tumbuh kembang anak dan terapis kami siap memberikan layanan komprehensif, mulai dari deteksi dini, intervensi, stimulasi, hingga evaluasi berkala. Kami juga menyediakan berbagai program terapi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu anak, seperti fisioterapi, okupasi terapi, terapi wicara, dan terapi perilaku.

Hubungi kami untuk segera memulai konsultasi.

Referensi

Down Syndrome, National Institutes of Health.

Facts about Down Syndrome, Centers for Disease Control and Prevention.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pelayanan dari hati demi optimalnya tumbuh kembang buah hati Anda

Klinik Ruwivito Harun Evasari

Jam Operasional Klinik

Back To Top
© 2024 · Klinik RHE
Hubungi Kami